Sabtu, 31 Maret 2012

Kisah Tentang Albert Einstein dan Agama (?)

Seorang profesor dari salah satu universitas menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini."Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?" Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Ya, benar".

Profesor itu kemudian bertanya, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, maka ia menciptakan kejahatan Karena kejahatan itu ada (seperti yang diperhatikan oleh tindakan kita sendiri), jadi Tuhan itu adalah kejahatan. Mahasiswa tidak bisa menanggapi pernyataan tersebut. Sehingga profesor menyimpulkan bahwa "terbukti" jika "kepercayaan terhadap Tuhan" adalah sebuah dongeng, dan tidak berharga.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan meminta sang profesor, "Boleh saya mengajukan pertanyaan?" "Tentu saja" jawab profesor.

Seorang mahasiswa muda berdiri dan bertanya: "Profesor, apakah dingin itu ada"

Profesor itu menjawab, "Pertanyaan macam apa ini ... Tentu saja dingin itu ada ... belum pernah Anda sakit flu??"

Mahasiswa muda tersebut menjawab, "Kenyataannya Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum Fisika, yang kita anggap dingin, sebenarnya adalah tidak adanya panas.. Kita menciptakan istilah dingin untuk mendefinisikan ketiadaan panas."

"Dan, apakah gelap itu ada?", Lanjutnya. Profesor itu menjawab "Tentu saja". Kali ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah Pak. Gelap itu juga tidak ada. Kegelapan sebenarnya hanyalah tidak adanya cahaya. Cahaya dapat dipelajari menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna serta mempelajari berapa panjang gelombang setiap warna. Sedangkan gelap tidak bisa dipelajari. Gelap adalah istilah yang kita umat manusia pakai untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya. "

Akhirnya, mahasiswa bertanya kepada profesor, "Pak, apakah kejahatan itu ada?" Profesor itu menjawab, "Tentu saja ada, seperti yang saya sebutkan di awal, kita melihat pelanggaran, kejahatan dan kekerasan di mana saja di dunia, dan hal-hal jahat."

Mahasiswa itu menjawab, "Pak, Kejahatan tidak ada Sama seperti dalam kasus-kasus sebelumnya, kejahatan adalah istilah yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketidakhadiran Tuhan dalam hati manusia.."

Setelah itu, profesor tertunduk kepalanya, dan tidak menjawab kembali.

Nama pemuda itu adalah ALBERT EINSTEIN.


Catatan sebuah pelarian:
  1. Tidak semua hal bisa disamaratakan/diumpamakan/disamakan/dibandingkan.
  2. Lalu bagaimana dengan kisah tersebut? Bisa diterima secara ilmiah dan nalar kah perumpamaannya?
  3. Dan yang paling penting, benarkah kisah tersebut? Atau hanya kisah rekaan yang tidak terbukti kebenarannya.
  4. Mari kita renungkan dan cari kebenarannya!!!

Sumber berbahasa Inggrisnya ada di SINI.

2 komentar:

Pemuda Paser mengatakan...

nice info,folback http://sejarahpaser.blogspot.com

andra-kurniawan mengatakan...

Sudah ane follback gan. Terima kasih kunjungannya...

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...