Sabtu, 28 Januari 2012

Tentang Sebuah Pelarian

Tentang Aku

Tidak banyak yang tahu tentangku. Aku bukanlah seorang yang terkenal, bukan pula manusia yang berarti besar, apalagi seorang hamba yang sepesial, aku amat sangatlah jauh dari kata spesial. Tak ada seorangpun yang tahu siapa aku. Jangankan makhluk lain, aku sendiri pun sejauh ini belum menyadari hakekatku sebagai siapa. Yang aku tahu hanyalah, orang biasa menyebutku dengan sebutan andra kurniawan. Entah sebutan tersebut berarti apa, lagi-lagi aku tidak tahu, tapi aku yakin sebutan tersebut hanyalah tanda yang tidak berarti apa-apa yang mendefinisikan keberadaanku di dunia.

Tentang Hidup

Semuanya begitu dingin, begitu risih seperti saat tangan-tangan asing menjamahku dan mengajarkanku cara mendaki jurang terjal bernama kehidupan. Dalam hidup yang aku tahu tidak lebih hanyalah, seberapapun keras aku berusaha memperjuangkan hak demi kenyamanan dan kelangsunganku dalam kehidupan, tetap saja aku tidak bisa meninggalkan satu kewajiban yang bernama kematian. Satu hal yang akan aku lakukan ketika berkesempatan untuk hidup.

Tentang Mimpi-Mimpi

Mimpi adalah genderang perang pertama yang membakar gelora kehidupanku. Tanpa kehadirannya, aku tak lebih dari sekedar batu yang membeku, cadas tak berisi. Sangat dini untuk mengatakan aku adalah seorang pemimpi, meskipun sebenarnya tak dapat dipungkiri bahwa aku hidup dengan mimpi-mimpi. Mimpiku tidak hanya bangun disaat aku terlelap, dan tertidur di waktu aku terjaga. Lebih dari itu, ia adalah Limousine berkecepatan cahaya yang mampu menghantarku ke ujung semesta terjauh sekalipun. Akulah pengagum kata-kata.
Aku bukanlah manusia sempurna, dan seberapapun besar aku berusaha menjadi sempurna, aku tahu itu hanyalah sesuatu yang amat sangat sia-sia. Tapi, aku akan terus berusaha menyempurnakan hakekatku sebagai manusia. Makhluk ciptaan-Nya yang suatu saat akan melakukan perjalanan panjang kembali kepada-Nya.

Tentang Sebuah Pelarian

Kalau tentang blog tercinta ini aku tidak bisa mendramatisasi, Hehehee. Blog inilah satu-satunya sahabat yang biasa saya ajak curhat, game paling spektakuler di dunia versi saya. Sekaligus merupakan peristirahatan paling nyaman selama saya berada di dunia maya. Ketika dunia sudah terasa begitu membosankan, selanjutnya kesinilah saya berlari.

Sebelumnya blog ini bernama caraku-onani. Kenapa saya menggunakan nama itu sebenarnya juga bukan tanpa alasan. Seperti yang sudah saya jelaskan pada post Caraku Onani, blog ini merupakan wadah sekaligus ajang pelampiasan seluruh kegilaan serta amarah saya. Saya manfaatkan tangan serta beberapa gadget yang ada di kamar saya untuk menuangkan ide, gagasan, keluh kesah, serta segala sesuatu yang ingin saya sampaikan ke dalam sebuah tulisan. Dan inilah cara favorit saya dalam melakukan onani. Lewat tulisan saya bisa menuangkan berbagai kegilaan yang saya rasakan. Bahkan lewat tulisan saya bisa menyatakan hal yang tak mungkin bisa saya katakan dalam dunia nyata. Sungguh berfantasi adalah anugerah yang amat sangat luar biasa nikmat. Terima kasih Tuhan...

Pernah beberapa kali saya diprotes teman akibat telalu sering onani ditempat umum. Saya tidak marah, saya kan orangnya emang gitu, baik. Cukup saya kutip pernyataan seorang filsuf terhebat sepanjang masa yang mengatakan, "Tidak ada alasan apapun bagi kalian untuk menyalahkan setan sebelum kalian benar-benar mengenal siapa setan itu sendiri". PUAS?!!

Harus diakui, ada kalanya kita menjadi seseorang yang benar-benar jenius, sehingga kita harus rela pura-pura tolol demi satu istilah bernama toleransi. Karena satu dan lain hal, setelah melalui perdebatan yang sangat sengit dalam diri saya, akhirnya pada tanggal 9 April 2012 blog ini resmi berganti nama serta subdomain menjadi Sebuah Pelarian.
Karena aku tidak bisa mengatakannya, maka aku luapkan segalanya dengan menuliskannya di sini. Di pelarianku.

Tentang Isi


Secara garis besar konten dari blog ini berisi segala sesuatu yang tidak penting. Tulisan-tulisan kacau, tak berkelas, sulit dicerna, ngawur, tata bahasa yang sama sekali tidak elegan, terkesan lebay juga allay. Maklumlah, ini tempat kan cuma pelarian. Tapi percayalah, seonggok andra kurniawan (tanpa huruf kapital) menulisnya dengan sepenuh hati. Bahkan ada beberapa tulisan yang benar-benar berisi curhatan dari makhluk hina satu ini. Hmmm, kasihan sekali.

Selain beberapa tulisan saya sendiri, dalam blog ini juga terdapat tulisan-tulisan yang bersumber dari tempat lain. Meskipun tidak dicopy paste 100%, tapi sebisa mungkin saya kasih sumbernya. Demikian tadi secuil kisah tentang saya dan belahan jiwa saya. Dengan mengobrak-abrik isi blog ini, maka anda akan tahu dengan sendirinya materi yang terdapat pada blog ini. Terima kasih telah berkunjung dan selamat menghibur diri.


Regards,

andra kurniawan
Everywhere - Indonesia

2 komentar:

revy mengatakan...

aku juga tak tau siapa diriku, kadang aku tak apa yang harus kulakukan nanti... aku merasa masih bodoh, belum punya apa", belum tau apa" untuk menjalani kehidupan ini, tapi aku yakin Dia selalu menuntunku untuk mendapatkan apa yang kubutuhkan...

Andra Kurniawan mengatakan...

Ya sudahlah, karena kita sama-sama belum tahu, ayo kita sama-sama cari tahu..

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...