Minggu, 11 Maret 2012

Galau


Akhir-akhir ini kerap kali saya dengar istilah galau. Sering sekali saya jumpai istilah tersebut dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari celoteh kecil yang saya dengar, status pesbuk, twitter, bahkan ketika saya menulis ini sebenarnya di samping saya juga ada yang lagi galau. Igh amit-amit!!! (Pisssssssssss brother, hahahahahaa).


Istilah galau sebenarnya sudah ada sejak lama, akan tetapi akhir-akhir ini istilah tersebut kembali muncul ke permukaan akibat segelintir orang yang tidak berdaya melawan pertempuran hebat dalam dirinya. Di kalangan muda-mudi, istilah ngetrend ini menjadi salah satu kata wajib yang tidak bisa lepas dari pergaulan mereka. Entah memang karena maknanya yang begitu dalam, tingkat sress yang begitu tinggi (apa hubungannya???), tingkat aktualisasi yang tak kunjung henti (halaaaah), atau apalah saya kurang begitu ngeh, yang jelas sebagai istilah yang sedang booming kata ini tak pelak menghujam dinding-dinding fantasi saya khusus untuk membahas galau dalam perspektif caraku onani.


Hakekat Galau
Wah, saya juga bingung sekali, jujur saya bukan ahli di bidang galau. Saya tanya ke Om Wiki sebagai masternya ensiklopedi pun ternyata belum mampu mengobati rasa penasaran saya. Dengan sedikit ngawur saya ketikkan kata “galau” di google translate. Saya coba terjemahkan kata “galau” ke dalam bahasa inggris, dan berikut kata yang muncul, Galau = confusion, hubbub.

Hah? Aneh ya? Kalau confusion setidaknya saya bisa mengartikannya dengan bingung/bimbang atau semacamnya. Tapi jujur untuk “hubbub” ini merupakan istilah baru bagi saya. Hubbub is loud noise made by a lot of people talking at the same time (oxford). Sedangkan "noise" dalam kalimat tersebut bermakna sound when loud or unpleasant (red: berisik). Jadi dapat disimpulkan bahwa "hubbub"adalah suara berisik (karena ketidaknyamanan dengan mood atau unpleasant) yang diteriakkan banyak orang pada saat yang sama. Bisa menyimpulkan sendiri kira-kira? Kalau saya sih bingung tingkat dewa [1].
Baiklah, tanpa berkicau lagi saya akan mendefinisikan sesuai kapasitas saya. Menurut saya galau adalah 0 : 0 = 0.
Gimana? Galau kan?


Penyebab Galau
Seperti maknanya dapat dianalisis penyebab galau sebagai berikut:
1. Pikiran
Pikiran merupakan gagasan atau proses nalar seseorang terhadap sesuatu yang menjadi objek aktifitas mentalnya. Pikiran berperan penting terhadap proses galauisasi seseorang. Berdasakan definisi galau sendiri, penyebab kebingungan seseorang adalah ketidakmampuan seseorang memikirkan objek yang menjadi fokus aktifitas akalnya. Tanpa pikiran saya jamin seseorang tidak akan pernah mengalami fase galau dalam hidupnya.
2. Perasaan
Sekeluarga dengan pikiran, perasaan merupakan faktor dominan penyebab galau. Bedanya dengan pikiran adalah perasaan merupakan trojan penyebab galau paling utama di kalangan muda. Gak percaya? Tanya sama ibu/bapak atau kakek/nenek kalian, masih galau gak mereka.


Cara Mengatasi
Khusus untuk cara mengatasi ini saya akan berperan sebagai dokter galau, dengarkan!
  1. Syukuri apa yang telah anda miliki dengan situasi dan kondisi saat ini.
  2. Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda. Jangan memaksakan harapan anda secara membabi buta.
  3. Berhenti berpikir dan merasa dalam waktu yang cukup (kalau gak tahu bahasa gaulnya tidur).
  4. Jauhkan diri anda dari benda-benda yang berbahaya. Misalnya gedung bertingkat, pisau, obat serangga, CH2OH, dan semacamnya.
  5. Cara paling efektif untuk menghindari galau adalah dengan menjauhinya.
  6. Jika galau berlanjut hubungi "dokter".


Penutup
Sebagai salah satu istilah yang sedang marak, galau diperlukan oleh setiap remaja abad ini. Perannya sebagai pencipta kosa kata baru serta keingintahuannya terhadap hal-hal baru, remaja menjadi rentan bahan percobaan atas ke-kreatifannya sendiri. Menurut saya, galau diperlukan sebagai bekal pengalaman hidup seseorang. Setidaknya biar tidak dianggap kuper (bahasa latin : gaggallaous gaggeollus).
Jangan Percaya!!!

Note:
- Gambar diambil dari SINI
- [1] Dibantu sama mbak Ann Narela Violetta

4 komentar:

rhonysyn mengatakan...

sumpah gan.... ane paling muak dengar orang ngucapin kata galau (mental kangkung).

saya tau kata-kata galau sejak duduk di bangku SD, itu gara-gara sering dengerin lagu-lagu dari Om Ebiet G.Ade.
sepahaman ane kata-kata "galau" itu sebuah penyesalan atas perbuatan atau bisa diartikan bingun.


naah sekarang menjadi ciri-ciri anak alay bin ababil salah satunya sering ngucapin kata galau tanpa mengetahui situasi atau makna tersebut. :))

caraku-onani mengatakan...

Hahahahahaa
Sepakat, galau adalah salah satu dari sekian bukti yang menunjukkan ketidakberdayaan seseorang melawan akal dan perasaannya atau dengan kata lain CEMEN, , ,

Qi Ginanjar mengatakan...

hemmmmm,,,mungkin memang anak muda jaman sekarang suka slah persepsi sih mas,,,, :)

Andra Kurniawan mengatakan...

Mungkin begitu sih mas.
Yang jelas pemuda sekarang lagi terkena dampak galauisasi.
:D

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...